Rp 8.500

Dalam Perjanjian Lama, Allah memilih satu hari dari antara ketujuh hari, yaitu hari ketujuh, dan menetap­kan­nya sebagai hari Sabat. Dalam Perjanjian Baru, walau­pun hari ketujuh itu telah berlalu, namun prinsip pemilihan satu hari dari antara ketujuh hari itu masih berlaku, hanya saja Perjanjian Baru menetapkan hari lain, bukannya mengganti hari Sabat menjadi Hari Tu­han. Kalau pada masa Perjanjian Lama Allah memilih ha­ri ketujuh dalam seminggu, maka pada masa Perjan­jian Baru Ia memilih hari pertama. Dalam satu minggu, Allah sengaja memilih satu hari, dan hari ini disebut Alkitab ”Hari Tuhan”, seperti yang tercantum dalam Wahyu 1:10. Pertanyaannya:

  1. Apa bedanya Hari Sabat dengan Hari Tuhan?
  2. Apa yang menjadi dasar penetapan Hari Tuhan?
  3. Apa saja yang harus dilakukan pada Hari Tuhan?
  4. Apa makna Hari Tuhan bagi orang Kristen?

Temukan jawabannya di dalam buku ini!

SKU: 2026-09 Category: Tag:

Additional information

Weight 25 g
Dimensions 12.5 x 17.5 cm

Reviews

There are no reviews yet.

Only logged in customers who have purchased this product may leave a review.